Street Racing From Solo – BMW 320i Trakinaz Solo
Sektor bodi disematkan dengan bodikit keluaran BOMEX Custom, yang dikolaborasikan lagi dengan pemakaian wide body custom dibagian belakang dan depannya. Selain itu masih ada bagian lain yang mendapat ubahan seperti sektor engine hood, eye lid, rear wing dan sisi front grillnya. Sebagai finishing di sektor eksteriornya, di berilah perpaduan cutting stiker dan juga airbrush bernuansa street racing.
Status yang disandang sebagai the champy of street racing tak hanya dipamerkan lemat tampilannya saja, namun di sektor engine juga. Mesin standar berkapasitas 2000cc ini telah mendapatkan beberapa piranti pendukung, mulai dari strut bar engine racing dynamics, turbocharger twin turbo turbine GARRET TD04 T20 & CT12, piranti Intercooler Nissan Skyline GTR yang dicustom Fitting untuk BMW E36, blow off Valve HKS SQV, air filter SIMMOTA open air system flow dan beragam lainya yang membuat performanya mobil ini kian bertambah.
Lompat ke bagian sektor kaki-kakinya, rims atau pelek standar telah digantikan dengan pelek berdimensi 19” keluaran Hamann PG II yang dicustom ulang dengan menggunakan warna teflon & red candy dan dibalut dengan si karet bundar FORCEUM HEXA 225/35/R19. Sedangkan peredam kejut atau suspensi, menggunakan BOSCH yang juga telah dipadukan degan coil spring APEX’i Competition yang dipercaya dapat memberikan handling yang cukup baik. Untuk mengimbangi sektor enginenya yang telah di upgrade, maka pemasangan pengereman sebagai salah satu faktor safety juga sangat penting, tak salah bial anak-anak Trakinaz ini menyomot Big Break Kit WP Pro 6 Pots/Piston 380mm untuk dibagian depan dan BOSCH Custom Bored 340mm disektor belakangnya.
Rombakan yang dilakukan pada mobil ini nampaknya tak hanya dari tampilan luarnya saja melainkan juga dibagian kabinnya. Secara frontal ruang kabin BMW 320 I ini memang sudah tak standar lagi, hal ini terlihat dengan adanya 2 jok racing keluaran Bride Semi Bucket with Scrocth Seat Belt 4 Point yang dipasang menggantikan jok bawaan pabriknya. Selain itu di sisi dashboarnya juga terdapat beragam panel indikator seperti tachometer dan juga turbo timer yang semuanya menggunakan produk PIVOT hingga membuat tampilan kabinya mengentalkan nuansa racing.
Menggusung tema racing tak membuat anak-anak Trakinaz Solo ini meningalkan unsur entertainment pada kendaraanya, oleh karena itu mereka juga turut memasokan beragam instalasi audio pada mobil ini. Mulai dari headunit Alpine CDA 9887 + In dash Monitor AVT 932-T, Mid Range Split 6” Epsilon with Tweteer Rodex 3,5”, rear speaker DLS 3 Way Speakers System, rear speaker AVT SR-80, subwoofer Rockford Fosgate Punch P2-12” Double Coil sebanyak 2 unit, 3 Units Monitors AVT 7”, power amplifier Monoblock Venom, Lanzar Vibe-431 4ch dan Denon 2ch, capbank Marcigan 2 pcs 2 Million Mikro Farad dan juga beragam instalasi lainya sebagai pendukung perangkat car intertainment mobil ini.
Bisa ngebut sambil ajib-ajib juga jadinya ….
Data&fakta :
EKSTERIOR : Body Kits BOMEX Custom, Wide Body Custom Front 7cm Rear 5cm, Engine Hood Customized OEM Air Brush & 3 Air Scoop, Air Flow Front Fender Custom with Black Dof Spies Hecker Air Flow, Eye Lid Custom, Integrated with Front Grill & Engine Hood, Side Mirror M3, Front Grill Custom, Integrated with Engine Hood (Teflon Powder Coating), Rear Wing Breyton Street Touring Version Custom with Teflon, Paint Spies Hecker Silver Blue Custom, Head Lamp Esdepo Angel Eyes + HID Xenon Hurricane 8000K, Fog Lamp Innova Fog Lamp + HID Philips Crystal Vision 8000K, Stop Lamp Esdepo 5 Crystal Lamp, Sign Lamp PIAA Hybrid Super White Version, Mufler Remus Limited Specs Jacobson 2000cc, Cutting Sticker & Air Brushed Custom Street Racing BMW with Air Brush. AUDIO AND INTERIOR : Audio Full Cosmetic LED Bagage with Air Brush & Painted, Head Unit Alpine CDA 9887 + In dash Monitor AVT 932-T, Monitor 7 Inch 3 Units Monitors AVT, Power Amplifier Monoblock Venom, Lanzar Vibe-431 4ch dan Denon 2ch, Crossover Coustic XM-3, Capassitor Bank Marcigan 2 units 2 Million Mikro Farad, Front Speaker DLS 3 Way Speakers System, Rear Surround AVT SR-80, Bagage Speaker Mid Range Split 6 Inch Epsilon with Tweteer Rodex 3,5”, Sub Woofer 2 Units Rockford Fosgate Punch P2-12” Double Coil, Sift Knop MOMO Carbon, Hand Brake & Pedal Set AC Schinitzer, Door Pin Lock Foliatec, Door Panel, Console, and Trim Custom Painted with Air Brush,Carbon, and Leather Trim, Horn FIAM BMW, Jok Bucket & Seat Belt Bride Semi Bucket with Scrocth Seat Belt 4 Point, Tachometer PIVOT with Siftlight, Turbo Timer PIVOT, Indicator Meters Volt Meter, Boost Meter, Water Temp, Oil Pressure, Fuel Pressure Auto Gauge, RPM Meter PIVOT, Fire Distinguish STOP Fire Made in Italy, Engine Switch (Start & Cut Off) NIKKEN. ENGINE : Strut Bar Engine Racing Dynamics, Engine Cover OEM Custom Painted & Air Brush Flame, Turbocharger Twin Turbo Turbine GARRET TD04 T20 & CT12, Intercooler Nissan Skyline GTR Custom Fitting for BMW E36, Blow Off Valve HKS SQV, Internal Wastegate Built In Garret 30mm, Oil Cath Tank SIMMOTA, Extra Injector BOSCH 360cc/minute, Fuel Pump BOSCH, Fuel Rail OEM E36 custom Bored, Air Filter SIMMOTA Open Air System Flow, Piping Custom Stainless Chrome, Intake OEM E36 with Custom Bored, Manifold OEM Custom for Twin Turbo BMW, Exhaust & Down Pipe System Custom 2,5” Free Flow Remuz Muffler Limited 2000cc. UNDER CARRIAGE : Rims Hamann PG II 19” (2 piece) with Custom Teflon & Red Candy Paint, Tyres Front and Rear FORCEUM HEXA 225/35/R19, Sockbreaker BOSCH Front and Rear, Coil Springs APEX’i Competition Coil Springs Front and Rear, Breaking Systems Front-Big Break Kit WP Pro 6 Pots/Piston 380mm, Rear-BOSCH Custom Bored 340mm, Underbrace BOSCH.
EKSTERIOR : Body Kits BOMEX Custom, Wide Body Custom Front 7cm Rear 5cm, Engine Hood Customized OEM Air Brush & 3 Air Scoop, Air Flow Front Fender Custom with Black Dof Spies Hecker Air Flow, Eye Lid Custom, Integrated with Front Grill & Engine Hood, Side Mirror M3, Front Grill Custom, Integrated with Engine Hood (Teflon Powder Coating), Rear Wing Breyton Street Touring Version Custom with Teflon, Paint Spies Hecker Silver Blue Custom, Head Lamp Esdepo Angel Eyes + HID Xenon Hurricane 8000K, Fog Lamp Innova Fog Lamp + HID Philips Crystal Vision 8000K, Stop Lamp Esdepo 5 Crystal Lamp, Sign Lamp PIAA Hybrid Super White Version, Mufler Remus Limited Specs Jacobson 2000cc, Cutting Sticker & Air Brushed Custom Street Racing BMW with Air Brush. AUDIO AND INTERIOR : Audio Full Cosmetic LED Bagage with Air Brush & Painted, Head Unit Alpine CDA 9887 + In dash Monitor AVT 932-T, Monitor 7 Inch 3 Units Monitors AVT, Power Amplifier Monoblock Venom, Lanzar Vibe-431 4ch dan Denon 2ch, Crossover Coustic XM-3, Capassitor Bank Marcigan 2 units 2 Million Mikro Farad, Front Speaker DLS 3 Way Speakers System, Rear Surround AVT SR-80, Bagage Speaker Mid Range Split 6 Inch Epsilon with Tweteer Rodex 3,5”, Sub Woofer 2 Units Rockford Fosgate Punch P2-12” Double Coil, Sift Knop MOMO Carbon, Hand Brake & Pedal Set AC Schinitzer, Door Pin Lock Foliatec, Door Panel, Console, and Trim Custom Painted with Air Brush,Carbon, and Leather Trim, Horn FIAM BMW, Jok Bucket & Seat Belt Bride Semi Bucket with Scrocth Seat Belt 4 Point, Tachometer PIVOT with Siftlight, Turbo Timer PIVOT, Indicator Meters Volt Meter, Boost Meter, Water Temp, Oil Pressure, Fuel Pressure Auto Gauge, RPM Meter PIVOT, Fire Distinguish STOP Fire Made in Italy, Engine Switch (Start & Cut Off) NIKKEN. ENGINE : Strut Bar Engine Racing Dynamics, Engine Cover OEM Custom Painted & Air Brush Flame, Turbocharger Twin Turbo Turbine GARRET TD04 T20 & CT12, Intercooler Nissan Skyline GTR Custom Fitting for BMW E36, Blow Off Valve HKS SQV, Internal Wastegate Built In Garret 30mm, Oil Cath Tank SIMMOTA, Extra Injector BOSCH 360cc/minute, Fuel Pump BOSCH, Fuel Rail OEM E36 custom Bored, Air Filter SIMMOTA Open Air System Flow, Piping Custom Stainless Chrome, Intake OEM E36 with Custom Bored, Manifold OEM Custom for Twin Turbo BMW, Exhaust & Down Pipe System Custom 2,5” Free Flow Remuz Muffler Limited 2000cc. UNDER CARRIAGE : Rims Hamann PG II 19” (2 piece) with Custom Teflon & Red Candy Paint, Tyres Front and Rear FORCEUM HEXA 225/35/R19, Sockbreaker BOSCH Front and Rear, Coil Springs APEX’i Competition Coil Springs Front and Rear, Breaking Systems Front-Big Break Kit WP Pro 6 Pots/Piston 380mm, Rear-BOSCH Custom Bored 340mm, Underbrace BOSCH.
Berbagai pernyataan mengenai modifikasi elegan yang dengan selogan “elegant never die” rupanya pantas di serukan. Pasalnya di mana ada kontes modifikasi, pasti mobil-mobil beraliran elegan akan selalu ada, baik itu beraliran elegan minimalis atau pun yang langsung ke tahap glamor.

Hal ini pun terbukti ketika acara kontes modifikasi di Medan yang diselengarakan oleh Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 bulan lalu. Peserta tetap antusias walau diadakan dalam keadaan out door, uniknya kebanyakan peseta masih mengandrungi aliran elegan, salah satunya ditampilkan oleh All New Honda Jazz milik Andar Pasaribu yang telah digarap dengan konsep eleganisme.
Bahkan tak hanya sekadar elegan, konsep yang diambil bisa dikatakan cukup glamor. Bagian eksterior maupun interior Jazz ini telah benar-benar diubah dengan istimewa layaknya kendaraan VIP. Bahkan untuk sistem suspensinya Andar sapaan akrab pria memiliki hobi bermain basket ini memberikan tambahan dengan menggunakan air suspen di bagian depan dan belakangnya, sehingga si Jazzy elegan ini dapat turun sedikit mentok dengan aspal, layaknya kebanyakan modifikasi yang diterapkan oleh muda-mudi di Jepang. Belum lagi dengan pelek Estatus berdimensi 20” yang kian membuatnya klop dan mantap.

Hal ini pun terbukti ketika acara kontes modifikasi di Medan yang diselengarakan oleh Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 bulan lalu. Peserta tetap antusias walau diadakan dalam keadaan out door, uniknya kebanyakan peseta masih mengandrungi aliran elegan, salah satunya ditampilkan oleh All New Honda Jazz milik Andar Pasaribu yang telah digarap dengan konsep eleganisme.
Masuk kesektor interiornya sudah jangan ditanyakan lagi bagaimana tampilannya. Mengusung tema elegan memang tak asik bila tanggung-tanggung mengarapnya, oleh karena itu Andar juga tak main-main mengarap dalaman si Jazzy ini mirip dengan kendaraan VIP. Mulai dari bagian utama yaitu sektor singasana alias jok telah diubah dengan menggunakan lapisan model kerut berwarna merah dan berbahan sofa yang amat nyaman. Sisi doortrim dan plafon juga mengunakan bahan sofa dengan warna yang seragam, pokoknya benar-benar seperti di kendaraan VIP yang mewah deeh soob … Sebagai pelengkapnya, Andar juga mengarap bagian dashboard tak hanya menggunakan balutan bahan sofa dan berbulu namun juga adanya penambahan variasi dari DAD yang kian memberikan kesan mewah pada sektor kabinnya.
Selesai itu semua, lompat ke entertaimentnya. Sedikit tidak lengkap memang bila memodifikasi kendaraan dengan konsep elegan namun tak menggunakan pendukung hiburan layaknya disektor audio yang mempuni. Pasalnya sektor audio merupakan salah satu icon entertainment yang cukup wajib di dalam kendaraan harian ataupun kendaran yang menganut aliran elegan.
Mengambil konsep aliran SPL tak salah bila Andar menggunakan perangkat layaknya head unit Pioneer AV-3350 DVD yang diselaraskan dengan speaker depan Venom Black dan Venom VX. Subwoofer, Amplifier, capbank dan juga kabel semuanya tetap mengandalkan produk keluaran Venom yang memang terbiasa di gunakan bagi para pecinta aliran SPL. Sebagai tambahan, monitor Samsung 32” di headrest juga terpasang, sedangkan akrilik juga terdapat di bagian dashboard dan kursi belakang sebagai mini barnya yang dihiasi dengan LED motorized. Urusan Audio ini ia hibahkan ke workshop Modif Audio, Medan.
Eksterior : boikit full bumper, full Crave style, gril: custom chrome, Head Lamp: Projector+LED, spoiler: Crave Style, side moulding: Roll Fender, side skirt: Crave Style, tail pipe: DAD. Interior : jok, door trim &plafon full custom bahan sofa merah, setir: lapis merah + bulu, shift knob: DAD, pedal Set: DAD, Variasi, dashboard full bulu, bahan sofa dan panel wood. Audio : Pioneer AV 3350, speaker depan-belakang : Venom Black/Venom VX, Subwoofer: Venom DX, power amplifier: Venom monoblock 4CH, Capbank: Venom 1,2 F, kabel: Venom, Monitor: headrest Samsung, kosmetik : Akrilik+LED.
TEIN Civic - Honda Civic Modifikasi
Kala itu di negara Amerika Serikat pada saat balap WC Honda Challenge H1 class, terdapat Honda Civic Hatchback dari tim TEIN USA dimodifikasi agar bisa bersaing di balap time attack maupun balap sirkuit. Mulai dari eksterior yang dimodifikasi dengan penambahan spoiler, interior yang dibuat kosong demi pengurangan bobot, hingga mesin dilakukan swap memakai B-Series yang bertenaga sangar. Tapi Boyan tidak memiliki Civic Hatchback yang berada di Amerika Serikat, dia hanya penggemar mobil racing style.
Pada gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest (CMAAC) Surabaya 2011 di SSCC Supermall pada 23-24 April lalu, bertengger Honda Civic VTi-S yang bermodifikasi racing style kepunyaan Boy (sapaan akrab Boyan). Dia merombak total semua sektor Civic VTi-S nya supaya mirip dengan Civic Hatchback seperti mobil balap tim TEIN USA tersebut. Tidak hanya eksterior saja, tetapi interior juga kena imbasnya berikut juga mesin bawaannya.
Bermula dari eksterior, Boy menyematkan bodi kit custom. Mulai dari penambahan lips pada bemper depan dan belakang yang berbentuk agak melancip khas mobil balap, kemudian ditambahkan side skirt custom, hingga wing custom yang melengkapi bagian belakang Civic VTi-S ini. Kemudian bodi dilaburi dengan cat berkelir putih dipadukan dengan stiker custom bercorak tim TEIN USA.
Sebagai pendukung racing style pada eksterior, Boy harus menggeser velg standar dengan velg Sparco berdiameter 19 inchi yang dikelilingi ban Continental Sportcontact 2. Susupensi Tein yang dipasangkan di Civic VTi-S nya yang membuat mobil semakin ceper.
Boy terus mengejar racing style di sektor interior pada Civic VTi-S nya. Jok standar depan dan belakang berikut doortrim harus dipensiunkan. Kemudian barang berlabel Sparco bertebaran mulai dari sebuah jok, stir, dan pedal set. Lalu untuk seat belt dipakainya yang berlabel TAKATA. Untuk dashboard dan plafon Civic VTi-S nya dilapiskan kulit berwarna hitam. Head unit dipensiunkan, gantinya adalah Apexi untuk memanipulasi ECU standar dan juga mendongkran tampilan. Di bagian speedometer terdapat tachometer tambahan dari Autometer Sport Comp II. Kemudian sekeliling interior terdapat roll bar berwarna hijau yang makin mendukung tema racing style pada Civic VTi-S ini.
Intip ke bagian ruang mesin, Boy hanya melakukan ubahan sedikit tetapi bermakna banyak pada Civic VTi-S nya. Mulai dari cover klep di-cat berwarna putih merah khas lambang negara matahari. Untuk mendongkrak tenaga, Boy menggantikan exhaust system mulai dari header custom hingga berakhir di muffler HKS. Agar mesin bisa bernafas lega, Boy menggantikan filter udara standar dengan Simota. Hasilnya, mobil bisa lebih ngacir.
Dengan perubahan semua itu, Boyan pede mengikutsertakan Honda Civic VTi-S racing style nya untuk mengikuti gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest Surabaya 2011 lalu dan terbukti banyak menyita perhatian orang.
Data Modifikasi :
Eksterior : Lips Custom, Wing Custom. Interior : Jok Sparco, Stir Sparco, Pedal Set Sparco, Seat Belt TAKATA, Doortrim Custom, Rollbar Custom, Tachometer Autometer Sport Comp II. Kaki-kaki : Velg Sparco 19 Inchi, Ban Continental Sportcontact 2, Suspensi TEIN, Strut Bar Cusco. Mesin : Custom Exhaust System, Muffler HKS, Air Filter Simota, Oil Catch Tank Cusco.
Honda Civic Modifikasi - Ferio K-Series
Menemukan Honda Civic Ferio yang dimodifikasi ala mobil Jepang sudah banyak. Apalagi ketika melihat aksi beberapa Civic Ferio di lintasan Drag Race. Tetapi beda bagi Umar Faruq, dia memodifikasi Civic Ferio-nya bergaya racing. Tetapi Umar tidak hanya sekedar gaya, melainkan mesin juga ikutan dibikin racing.
Berawal dari doyan ngebut sejak duduk di bangku SMA, Umar mengganti mesin standar Honda Civic Ferio nya dengan B18C5 kepunyaan Honda Integra Type-R DC2 yang bertenaga standarnya 197 HP. Dengan tenaga standar yang besar sudah cukup memuaskan Umar untuk memacu mobilnya di lintasan resmi maupun jalan raya. “Tapi mesinnya jebol bos hehehe.” buka Umar. Wah tobat donk bos? Atau ganti mesin standar? “Saya ganti pakai mesin K20A bos, soalnya pengen bikin Civic Ferio pertama yang memakai mesin K-Series.” bilang Umar. “Tapi gatau juga sih udah ada atau belum.” tambahnya.
Ternyata mencari mesin K20A gampang dicampur susah, dan tanpa menyerah Umar terus mencari mesin tersebut sampai kurang lebih 2 bulan. Tapi bagaikan mimpi menjadi kenyataan, Umar mendapat informasi bahwa ada yang menjual mesin beserta gearbox dan wiring K20A di Surabaya, tak tanggung-tanggung dia mendapatkan K20A dari Honda Integra Type-R DC5 dengan transmisi manual 7 speed (1 mundur). Tanpa pandang bulu, Umar langsung menebusnya. Kemudian Umar memboyong mesin tersebut dan dibawa ke rumah modifikasi AP Speed untuk dilakukan eksekusi.
Awalnya mesin dibelah untuk dilakukan pengecekan pada internal mesin. Berhubung sedang dibelah, Umar memesan kepada mekanik AP Speed agar dilakukan Porting & Polish pada head yang merupakan menu wajib untuk meningkatkan tenaga. Selesai dikerjakan, mesin langsung dipasang ke Honda Civic Ferio nya dengan mudah berkat engine mounting dari Hasport. “Pemasangannya sebenarnya memakan waktu yang lama, dikarenakan ada barang yang kurang lengkap.” bilang Umar. Untuk exhaust system, Umar memakai hasil custom dari AP Speed berikut piping-nya. Sementara untuk komputer mesin, dipakainya ECU Hondata yang memang khusus untuk mesin K20A. “Biar seragam dengan mobilnya, ECU pakai Hondata hehehe.” Dengan ubahan tersebut, mesin yang standarnya bertenaga 220 HP itu bisa terdongkrak hingga 260 HP.
Kemudian pada bagian bodi Honda Civic Ferio dilakukan diet ketat agar mengejar bobot yang ringan. Dimulai dari pembuangan kerangka di semua pintu hingga bagasi, pengosongan interior, hingga penggantian kaca pintu dengan bahan fiberglass. Agar mendongkrak tampilan, Umar menggantikan bemper depan dengan Airwalker Style Front Bumper, dan spion Spoon. Kemudian sekujur bodi mobil dipasangkan cutting stiker bertema racing.
Interior yang kosong tidak dibiarkan kosong begitu saja, tetapi diisi oleh Rollbar Custom, dan jok Buddy Club Bucket Seat. Sedangkan dashboard standar masih dipertahankan dengan digantinya speedometer standar dengan speedometer Honda Civic EK9, dan penambahan pada Tachometer Pivot yang dapat mencapai 10000 RPM. Bukan sekedar bergaya racing, tetapi putaran mesin K20A memang sanggup mencapai 9000 RPM lebih. Sedangkan indikator tambahan Defi Gauge dipasang untuk memonitor kondisi mesin.
Selanjutnya untuk kaki-kaki, Umar memakai velg Regamaster berwarna putih yang sewarna dengan tema modifikasinya yang kemudian dibalut dengan ban Yokohama Advan Neova AD07. Agar roda tetap mendapatkan traksi pada saat ngebut maupun beraksi di lintasan Drag Race, Umar memasangkan Strut Bar OEM Honda Civic EK, dan pemakaian peredam kejut Coilover Drag & Drift untuk Honda Civic Ferio. Efeknya, bantingan mobil menjadi keras tetapi stabil pada saat kecepatan tinggi.
Dengan ubahan semua itu, Umar langsung mencoba Honda Civic Ferio nya di lintasan Drag Race yang diadakan di Sirkuit Sentul pada tanggal 25-26 Juni 2011 lalu. Pada gelaran tersebut, Umar dapat mencetak best time yang fantastis yaitu 13,8 detik di lintasan yang berjarak 402 meter.
“Wah enak banget deh K20A, susah diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya kalau mau engine swap, pakai K20A saja hehehe.” bilang Umar dengan puas. “Tapi pengen juga coba di gelaran balap touring.” tutupnya.
Data Modifikasi :
Mesin : K20A Honda Integra Type-R DC5 with 6 Speed Gearbox, Porting & Polish, Header + Piping Custom, Engine Mounting Hasport, Oil Catch Tank Cusco, ECU Hondata.
Eksterior : Cutting Stiker, Airwalker Style Front Bumper, Spoon Racing Mirror.
Interior : Defi Gauge, Pivot Tachometer, Buddy Club Bucket Seat, Sparco Steering Wheel, Honda Civic EK9 Speedometer, Custom Rollbar.
Kaki-kaki : Regamaster Rims 15 Inchi, Yokohama Advan Neova AD07 195/55-15, Coilover Drag & Drift, Strutbar OEM Honda Civic EK.
Hasil Penyempurnaan - Modifikasi Extreme Toyota Yaris
Tampil sebagai pemenang dengan predikat The King Extreme dalam gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest Yogyakarta 2011, Hendra Gunawan Syawal yang berangkat dari klub Option Surabaya ternyata merasa cukup puas dengan modifikasi yang diterapkan pada Toyota Yarisnya.
Totalitas modifikasi yang hampir semuanya membuat tampang Yaris ini tak terlihat lagi ini ternyata juga menyita waktu pengerjaan yang lumayan panjang, bahkan tak hanya waktu saja, ratusan juta secara otomatis juga harus keluar dari kantung pemuda ini.
"Total pengerjaan menambah sekitar 50 juta dari awal pembangunan pertama yang telah digarap waktu mengikuti kontes di Surabaya," ucap Hendra.
Ubahan ekstrim cukup terlihat dari tampang eksteriornya yang keseluruhannya hampir menggunakan konsep motorized. Mulai dari kap mesin dengan model terbelah yang dapat dibuka dari sisi bagian tengahnya, pintu ala suicide door dan juga bagasi belakangnya. Belum lagi dengan adanya instalasi air suspensi yang dibenamkan pada keempat titik rodanya hingga membuat mobil tersebut bisa turun naik.
Sedangkan untuk sektor bodi, seperti layaknya kendaraan modifikasi, piranti bodi kit custom turut dipersiapkan, bahkan wide bodi pun juga ikutan di pasang guna memberikan efek seni sehingga mengundang banyak perhatian pengunjung.
Cukup pembahasan mengenai sektor eksterior dan lanjut masuk ke bagian kabinnya. Begitu pintu terangkat ke atas, anda akan disuguhi oleh perangkat instalasi audio yang hampir menghiasi seluruh sektor kabinnya. Di dashboard masih ada sisi originalnya dengan piranti stir asli milik Yaris masih belum tergantikan sedangkan untuk piranti standar lainnya sudah terbongkar dengan piranti ala custom.
Mulai dari bagian jok kursi yang telah di custom dengan fiber hingga menyeluruh sampai bagian doortrim, plafon dan juga dasbornya. Tak hanya itu saja, di jok tadi tepat di bagian atas kepala juga dibenamkan sentuhan audio dengan adanya dua buah speaker, so .. kalo denger lagu ajib-ajib bisa langsung geleng-geleng sob … hehehe…
Seakan tak mau kalah ketinggalan, sektor mesin juga ia berikan sedikit intalasi dengan adanya, turbo kit Saga, Blow off HKS, dan juga Intercooler Saga. Alhasil cukup mengimbangi lari dari bodi gambotnya.
Nah … tak lumrah rasanya bila menyandang gelar sebagai The king Extreme namun tak memiliki piranti entertainment yang mantab, tak salah juga bila Hendra mengorbankan jok belakang dan garasinya untuk menyarangkan piranti audio. Di bagian depan terdapat head unit keluaran AVT yang dikolaborasi lagi dengan speaker hustler dan subwoofer Soundstream.
Menambah kegilaan dengan layar monitor sebanyak 14 buah juga turut disematkan yang menyebar hampir diseluruh bagian dalam interiornya. Seluruh pengerjaan interior dan sektor audio ia serahkan ke workshop Automaxx Surabaya.
Hmm … alhasil gimana menurut anda …
Data&fakta :
Eksterior : Full Custom, Motorized, Interior : custom fiber plus airbrush, Mesin : Turbo Kit& Intercooler – Saga, Blow Off – HKS.
Hey... Look at My Jazz - Modifikasi Honda New Jazz RS
Kebut-kebutan di jalan rupanya telah menjadi suatu gengsi tersendiri bagi sebagian anak muda, karena tak hanya sekadar menjadi ajang pacu mesin kendaraan saja namun jalanan sekarang sudah layaknya menjadi “catwalk” untuk pamer mobil. Dari sinilah lahir sebuah aliran modifikasi bergaya street racing, layaknya fashion show ala jalanan mobilpun diubah sedemikian rupa agar menarik perhatian.
Tampil gahar dengan bodykit lebar serta penerapan wide body, tambah cat pada bagian eksterior bermotif mencolok, tanpa terlihat norak juga penambahan stiker cutting atau airbrush dengan paduan gambar tertentu adalah salah satu syarat mutlak selain sektor mesin untuk tampil dan menjadi pusat perhatian.
Nah.. jika sudah begitu cewe mana yang tak tergiur untuk diboncengi, maka dari itu agar tidak malu-maluin tampilan interior juga harus diubah sedemikian rupa. Guna mengentalkan aroma sport, kedua jok standar pun diganti menggunakan Sparco Torino lengkap dengan Takata 5 point. Sementara untuk mendukung tampilan mewah aksen karbon menyebar hampir disetiap bagian, mulai dari in car entertainment, pelindung panel spidometer, panel indicator tambahan, stir sampai dengan di doortrim yang berlapis bekled Suade Amara.
Selain street racing mobil ini juga pantas menyandang gelar sebagai street party dengan gaya Sound Pleasure Level (SPL), karena hatchback ini sudah dibekali seperangkat pemanja telinga mumpuni dan juga tertata dengan apik. Lihat saja kebagasi belakang, sepasang subwoofer siap membuat jantung anda berdetak keras. Eit.. tapi jangan goyang dulu, karena anda harus tau dari mana sumber suara itu dihasilkan. Kontrol suara dikendalikan oleh Head unit Kenwood, yang didukung speaker 3way dan juga speaker belakang keluaran Cubig. Untuk frekuensi suara low digunakan Subwoofer Rockford Fosgate 12” P1 dua buah yang disupport Power amplifier Cadence Monoblock Venom California serta Capbak Venom 4.0 F.
So..!! jadilah mobil ini seperti semboyan club [option]® platinum yang dinaungi Andreas Stanley “Having Fun In The Car, Kissing In The Car,Take A Rest In The Car, Sleeping In The Car,That's The Spirit Of”.
EKSTERIOR: Bodi kitFull Custom bodykit By WP Garage,Gril Full Custom bodykit By WP Garage, Head lamp Proyektor,Stop lamp Fit Led, Spoiler F154sc carbon kevlar,Tail pipe(muffler)Greddy Trust
Rumah modifikasi WP Garage (SBY)
INTERIOR: Jok sparco torino + takata 5 point,Door trim panel carbon kevlar,Plafon bekled suede amara, Kaca film 3M 80%,Dasbor dry carbon kevlar,Panel spidometer carbon kevlar,Panel indikator Tambahan carbon kevlar,Stir carbon kevlar, Shift knop momo,Pedal set mugen, Atribut lainnya Nos 5kg, floor mat mugen, sill plate mugen, rollbar 4titik,Rumah modifikasiWP garage
KAKI-KAKI:Velg volk rays TE37 et 42 (6,5-9,5) 19inc,Ban aceelera 215-35/19” 225-35-19”, Suspensicostom, Komponen/modifikasi lainnya lug nut D1 spec Rumah modifikasi WP garage (SBY)
AUDIO SYSTEM:Konsep/system SPL,Head unit Kenwood,Speaker depan Cubig 3way
Speaker belakangCubig 3way,Subwoofer rock ford fosgate 12” P1, Power amplifier cadence monoblock Venom california,Capasitor bank Venom 4.0 F,Kosmetik tambahan beekled suede amara tacrylic
Rumah modifikasiheng car audio (SBY)
Rumah modifikasi WP Garage (SBY)
INTERIOR: Jok sparco torino + takata 5 point,Door trim panel carbon kevlar,Plafon bekled suede amara, Kaca film 3M 80%,Dasbor dry carbon kevlar,Panel spidometer carbon kevlar,Panel indikator Tambahan carbon kevlar,Stir carbon kevlar, Shift knop momo,Pedal set mugen, Atribut lainnya Nos 5kg, floor mat mugen, sill plate mugen, rollbar 4titik,Rumah modifikasiWP garage
KAKI-KAKI:Velg volk rays TE37 et 42 (6,5-9,5) 19inc,Ban aceelera 215-35/19” 225-35-19”, Suspensicostom, Komponen/modifikasi lainnya lug nut D1 spec Rumah modifikasi WP garage (SBY)
AUDIO SYSTEM:Konsep/system SPL,Head unit Kenwood,Speaker depan Cubig 3way
Speaker belakangCubig 3way,Subwoofer rock ford fosgate 12” P1, Power amplifier cadence monoblock Venom california,Capasitor bank Venom 4.0 F,Kosmetik tambahan beekled suede amara tacrylic
Rumah modifikasiheng car audio (SBY)
For Style And Fashion-Modifikasi Mazda2 Surabaya
Melihat tampang Mazda2 hatchback standar memang sudah cukup memenuhi syarat penampilan bagi mereka yang memiliki jiwa muda, namun ternyata bagi Timothius Eric pemilik Mazda2 yang berasal dari Surabaya ini perlua adanya sedikit sentuhan halus lagi guna menyempurnakan tampilannya agar lebih stylish dan berkesan fashion.
Berangkat dari keinginan itu, akhirnya ia pun merombak tampang standar Mazda2 miliknya agar lebih fashionable dan terlihat sporty. Tak lain tak bukan sektor utama yang digarapnya berada pada tampilan luar alias ekteriornya. Setelah mendapat restu dari kedua orang tuanya, langsung ia menggarap berlahan bagian luarnya.
Di mulai dari instalasi bodi kit yang mengambil dari custom Mazda Speed hasil huntingnya sendiri di dunia maya alias internet. “Sebelum membayangkan modifikasi apa yang paling cocok, emang udah direncanakan terlebih dahulu dengan rajin berkunjung ke dunia maya menengok modifikasi yang pas untuk Mazda2 ini bos,” ucapnya.
Dilihat dari tampang modifikasinya memang tak hanya mengesankan fashion dan sporty saja, namun juga sedikit menyenggol ke aroma racing style dengan adanya lip spoiler dan side skirt juga duck tail dibagian bokong belakangnya. Semua garapan bodi kitnya ia serahkan ke workshop Auto Version di Surabaya. Hasilnya pun cukup mengambarkan keingginan benak Eric sebelumya.
Selesai berbicara mengenai sektor eksterior, giliran beralih kebagian interiornya yang juga mendapat sedikit rombakan untuk mengimbangi tampilannya. Tanpa banyak pikir konsep interior pun langsung menuju ke tema sporty dengan menghiasi hampir seluruh bagian panel-panelnya dengan motif carbon dan juga menanggalkan jok standar bawaan pabrik dengan menggunakan Jok Bride Cuga lengkap dengan safety belt Takata.
Tampilan dan dalaman sudah, tapi rasanya Eric tak puas bila sektor hiburan pun tak ikutan digarap oleh karena itu robakan tajam di sektor audio pun juga dilaksanakan. Head unit standar Mazda2 segera dilengserkan dan diganti dengan Monitor Wqumox, sebagai pendongkrak tenaganya power amplifier keluaran Hitonics juga turut disematkan menunjang speaker di bagian depan, tengah dan belakang yang kesemuanya menggunakan SoundStream dan dikolaborasi dengan subwoofer Target. Alhasil, lengkap sudah garapan modifikasi yang diincar Eric and ready for nampang dan gaya … hehehe….
Data&fakta:
Eksterior : Full custom bodi kit, lip spiler, side skirt, bumper belakang, rear wing – Custom, stop lamp Depo, Muffler Kakimoto. Interior : door trim, plafon, panel-panel – Full Carbon, Jok Bride Cuga + Takata. Audio : Monitor Wqumox, subwoofer Target, Speker depan, tengah, belakang – SoundStream, power Hitonics, Capbank Cubig. Kaki-kaki : Volk Ray Ce 28, per Tein, Rem Brembo 6 pot.
Workshop : Auto Version
Eksterior : Full custom bodi kit, lip spiler, side skirt, bumper belakang, rear wing – Custom, stop lamp Depo, Muffler Kakimoto. Interior : door trim, plafon, panel-panel – Full Carbon, Jok Bride Cuga + Takata. Audio : Monitor Wqumox, subwoofer Target, Speker depan, tengah, belakang – SoundStream, power Hitonics, Capbank Cubig. Kaki-kaki : Volk Ray Ce 28, per Tein, Rem Brembo 6 pot.
Workshop : Auto Version
Eleven Second Daily Evo - Modifikasi Mitsubishi Lancer Evolution 8 GSR
Betul saja, Mitsubishi Lancer Evolution 8 GSR kepunyaan Mr.13 ini memang tidak memiliki tampang mobil super kencang jika dilihat sekilas. Karena sebuah mobil yang sudah bisa menempuh waktu 11 detik di drag race biasanya sudah di-‘trondolin’ atau sejenisnya. “Pemiliknya menginginkan mobil yang kencang tetapi masih enak dipakai harian,” buka Luckas Dwinanda dari engine+ yang mengkomandoi mobil ini.
Sebelum masuk ke area mesin, ada baiknya kita membahas bagian luarnya dulu. Pada eksterior, Mr.13 tidak mau muluk-muluk terlihat mobil kencang. Kebetulan Evolution 8 ini berwarna hitam, maka dari itu hanya mengganti beberapa bagiannya saja. Terdapat Voltex Carbon Hood, Do Luck Front Spoiler serta Ganador Side Mirror. Sedangkan bagian belakang hanya dipermanis dengan pergantian bemper model Evolution 9.
Pada sektor kaki-kaki juga tak kalah penting untuk mendukung ‘menuju 11 detik’. Tetapi Mr.13 hanya sekedar mengganti velg standar Evolution 8 kepunyaannya dengan Volk Rays CE28 berdiameter 18 inci serta dibalut ban Advan Neova 225/40-R18. Sementara bagian lainnya hanya menyematkan suspensi Tein Mono Flex.
Setelah membahas eksterior dan kaki-kaki, kini saatnya membuka kap mesin Evolution 8.
Di dalam mesin kebanggaan Mitsubishi yang berkode 4G63 ini ternyata sudah mendapat beberapa perangkat high performance seperti Tomei Piston CR 8.5:1, Tomei Con Rod, Tomei Valve Spring & Retainer, Tomei Cam Gear dan masih banyak lagi. Bagian turbo juga mendapat pergantian dengan memakai Borg Warner Turbo T3/T4 yang mengharuskan perubahan pada header dengan memakai Fullrace Header serta diteruskan ke HKS Exhaust System. Agar mendapatkan banyak debit udara yang masuk ke dalam mesin, maka intake manifold dan throttle body standar harus digusur dan digantikan merek tuner AMS. Selain itu debit bensin yang masuk juga harus dibuat deras dengan dilakukannya penambahan Surge Tank custom serta Fuel Pump Bosch 044. Hal ini juga harus didukung injector yang lebih besar, maka dipakailah memakai injector FIC 1150cc. Semua perangkat high performance yang sudah menempel di bagian mesin kemudian diatur oleh ECU Haltech Platinum PRO. Kemudian bagian transmisi juga tidak dibiarkan standar, melainkan dibikin rapat-rapat dengan menyematkan Buschur Close Ratio Gear Set serta menambahkan ATS Twinplate Carbon agar semakin ‘menggigit’.
Semua perubahan tersebut membuat tenaga Mitsubishi Lancer Evolution 8 GSR ini melonjak menjadi 550 WHP serta torsi 481 lbs.ft @ wheel. Tenaga mesin ini membawa berkah kepada Mr.13 karena mobilnya dapat mengikuti kelas 11 detik pada gelaran Drag Race bulan Oktober lalu dengan menyabet juara 1 dan dapat menempuh best time 11.2 detik. Catatan ini berhasil diraih dengan menggunakan bahan bakar Racing Fuel. Sementara untuk harian cukup menggunakan bahan bakar beroktan 92 keatas.
“Semua bagian seperti a/c dan power steering tidak ada yang dicopot bos alias ‘kumplittt’, bahkan tidak ada kata copot bangku dan sebagainya,” ucap Echin dari engine+. “Progresnya sudah mencapai 90% dari keinginan pemiliknya, tetapi tenaganya mau ditingkatkan lagi,” tambah Luckas. “Kedepannya juga mobil ini bisa bermain di kelas 10 detik @402m dengan kondisi juga bisa dipakai harian seperti sekarang,” tutup Luckas.
Data Modifikasi :
Mesin : Tomei Cam Gear, Tomei Valve Spring & Retainer, Tomei Piston CR 8.5:1, Tomei Con Rod, Tomei Timing Belt, Toda Head Gasket, ARP Main Stud, ARP Head Stud, ACL Bearings, ATI Damper Pulley, M&W Direct Ignotion, AMS Intake Manifold, AMS Throttle Body, Borg Warner Turbo T3/T4, HKS BOV, HKS R-Type Intercooler, Fullrace Header, HKS Exhaust System, Buschur Close Ratio Gear Set, ATS Twinplate Carbon, Custom Surge Tank, Bosch 044 Fuel Pump, FIC 1150cc Injector, Haltech Platinum PRO, Apexi AVCR Boost Control. Eksterior : Voltex Carbon Hood, Do Luck Front Spoiler, Ganador Side Mirror, Evolution 9 Rear Bumper. Kaki-kaki : Volk Rays CE28 18”, Advan Neova 225/40-R18, Tein Mono Flex.
Black Bison Look - Modifikasi Mercedes-Benz C200 CGI
Seperti Mercedes-Benz C200 CGI milik Mike yang menggunakan bodykit keluaran tuner Jepang yang dibangun di workshop Impressive Motorsport. Ini dipilih Mike lantaran dia ingin tunggangan yang belum lama dibelinya terlihat sporty.
Secara kasat mata, perubahan karakter ‘Mercy’ bekelir hitam ini berubah total menjadi lebih garang berkat bodykit Wald Black Bison berwarna senada body dengan sedikit sentuhan nuansa emas. Garis tegas dinamis yang menonjol di setiap lengkungan bumper depan serta dipadu dengan 4 buah foglamp cukup membuang kesan kalem dari ‘Mercy’ varian C-Class ini.
Begitu pula di bagian side steps, roof spoiler dan bumper belakang yang tak luput dari sentuhan garang Wald Black Bison, plus terdapat sepasang double muffler yang menonjol angkuh keluar dari bumper belakang, tentunya membuat C200 CGI terlihat sempurna di setiap sisinya. Sementara untuk melengkapi kesempurnaan di bagian belakang digunakan ducktail AMG.
Untuk memperkuat karakter racing, pria yang berprofesi sebagai pengusaha baut ini bermain di bagian kaki-kaki dengan mengganti pelek standar menggunakan pelek hitam BBS LM ring 19 inch dengan balutan karet bundar Toyo Proxes T1R berprofil tipis 235/35-R19 untuk ban depan dan 245/35-R19 di bagian belakang. Setelah gaya racing sudah terpancar, giliran membuatnya bermanufer senyaman mobil racing sungguhan, untuk itu Mike menggunakan piranti kenyamanan di bagian kaki-kaki dengan suspensi Eibach.
Dengan modifikasi yang dipilihnya, Mike mengaku puas karena kini C200 CGI miliknya terlihat lebih sporty. “Sejak dulu saya menyukai mobil dengan gaya seperti ini. Sebelumya punya Honda Civic dan saya menggunakan bodykit bergaya racing,” papar Mike.
Spesifikasi :
Body Kit Wald Black Bison, Ducktail AMG, Velg BBS LM 19 Inch, Ban Toyo Proxes T1R 235/35-R19 + 245/35-R19, Suspensi Eibach.
American Racing Combination - Modifikasi VW Golf TSI
American Racing But Daily Use, itulah jawaban yang dikatakan Reza Wiratama, sang owner VW Golf TSI ketika ditanya aliran modifikasi yang dianut. “Tapi aliran ini tak murni Amerika, karena ada beberapa bagian yang dikombinasikan dengan gaya Eropa pada suspensi dan knalpot, sedangkan gaya amerika jelas terlihat pada bodykit, kap mesin dan velg,” papar pria berumur 15 tahun ini. Jadi singkat cerita, walaupun mobil ini berasal dari eropa tetapi mengadopsi tampang besutan negeri paman Sam.
Demi mendapat tampilan sempurna, mobil yang awalnya berwarna hitam dilapisi cutting sticker dengan warna red doff di hampir sekujur tubuhnya. Sebagai pelengkap kesempurnaan, Reza (panggilan akrab Reza Wiratama) meng-custom beberapa bagian seperti bemper depan yang diberi tambahan Canard Carbon, add on skirt, grill, kap mesin, sampai ke bagian belakang seperti bemper belakang, rear diffuser yang disandingkan dengan 4 buah muffler, bahkan spoiler tak luput dari perhatian sang owner untuk mendongkrak penampilan. Yang menambah mobil ini semakin eksklusif adalah hampir semua bagian eksterior yang di-custom diberi aksen carbon yang juga menjalar ke bagian mobil yang tak tersentuh modifikasi sebagai pemanis tampilan. Bagian tersebut bisa dilihat dari spion full carbon termasuk pilar panel di tiap sisinya.
Agar membuat tampilannya semakin ‘Amerika’, sang owner bermain di sektor kaki-kaki dengan menggunakan velg yang langsung di datangkan dari negara asalnya. “Velg ini merupakan special order dari workshop Autoworld yang membutuhkan waktu 3 bulan untuk kedatangannya,” ungkap Reza. Velg yang dimaksud adalah Modulare M24 berukuran 18 inci dengan lebar mencapai 8,5 inci dan offset 45 di depan dan 42 di belakang. Sebagai pembungkusnya, digunakan ban Toyo C1S berprofil tipis dengan ukuran 225/40-R18. Karena ini dibuat untuk harian, sang owner tak mau tanggung-tanggung untuk membuat mobilnya aman dan nyaman dalam berkendara. Untuk itu pria yang kesehariannya bersekolah di Aloysius-Bandung ini menggunakan sistem pengereman full Brembo dan suspensi Coilover Shock KW Version 3.
Masuk ke bagian dalam tak ubahnya bagian eksterior, interior-pun dibalut dengan nuansa carbon di beberapa bagian dashboard, seperti panel indicator Defi yang dibungkus dengan casing carbon serta cover pada head unit, bahkan merambah hingga ke door panel. Agar aura racing terasa ketika membesut VW Golf ini, sang owner mengganti jok di bagian depan dengan Jok Recaro SR3 berbahan suede lengkap dengan seatbelt 4 titik dari Takata.
Namanya juga untuk harian, in-car-entertaiment menjadi hal yang penting untuk diterapkan agar sensasi berkendara semakin pas sekalian bisa untuk kongkow bareng teman-teman. Menganut aliran cosmetic SQL, sang owner mengupgrade sistem pemanja telinga dengan seperangkat alat yang cukup mumpuni untuk memproduksi suara dengan baik.
Di urutan pertama, head unit double Din Pioneer AVH-4350 dipercaya sebagai central suara. Supaya frequensi merata pada speaker depan dianut sistem 3-way menggunakan DLS R6. Agar dapat menimbulkan efek suara lebih nyata digunakan DLS Coxial 126 yang diletakan apik dibagian bagasi, berdampingan dengan dua buah subwoofer MTX 9500 berukuran 12 inci sebagai penghasil frekuensi rendah. Sementara untuk membuat suara yang dihasilkan lebih bertenaga, digunakan power amplifier Rockford P8004 dan DLS CAD 15. Dan untuk melengkapi visualisasi, digunakan dua buah monitor berukuran 7 inci.
Setelah semua tampilan baik eksterior dan interior sudah maksimal, kini giliran mengoptimalkan sektor pendongkrak tenaga. Mesin Twin Stratifiet Injection (TSI) bawaan VW yang sudah garang ditambah sangar dengan mengoptimalkan asupan udara menggunakan custom Blizt intake. Beberapa bagian juga diganti seperti Dash Oil Catch Tank, selang-selang diganti mengunakan AN6 dan AN8 dengan HEX Finishers sebagai penguatnya. Alhasil tenaga mobil semakin liar ketika dibesut di jalanan.
SPESIFIKASI
EXTERIOR
Signal Kustom Front Body Kit Carbon
Signal Kustom Side Skirt
Signal Kustom Add on skirt carbon
Signal Kustom Front Grille Carbon
Signal Kustom Hood Engine Carbon
Full Exterior Panel carbon (4pcs)
Signal Kustom Rear Bumper
Signal Kustom Rear Diffuser Carbon
Signal Kustom Wing / Spoiler Carbon
Spion Carbon
Canard Carbon (6pcs)
Full Body Wraping Cutting Sticker (Red Doff)
INTERIOR
Leather Suede Full Interior Seats
Defi Oil Press
Defi Exhaust Temp
Defi Water Temp
Defi Link Controller
Defi Hose And Bracket Carbon
Shift Knob Special Order by Osir
HKS Turbo Timer
Recardo SR 3 Seats (Semi Bucket )
Takata Seatbelt
Door Panel Carbon (7pcs)
Cover TV Carbon
AUDIO
Head Unit Pionner AVH- 4350 DVD
Pre Amp Performa
Front Speaker DLS R6 3-Way
Rear Speaker Coaxial 126
Subwoofer MTX 9500 12 (2pcs)
Power 4ch Rockford P800.4
Power Monoblock DLS cad 15
Cap Bank Mass Engineering 2pcs
Rocket Accu Set
GNX Full Trunx Audio Baggage
Monster Cabling
Monitor 7” (2pcs)
RIMS, SUSPENSION & BRAKE
Modulare M24 18X8,5 Inch (ET 45 + 42)
Toyo C1S 225/40-R18
Brembo 4 Pot
Brembo High Performance Caliper
Brembo Disc Brake
Brembo Brake Lines
KW Version 3 High Spec Racing Edition Coilover Shock
ENGINE
Custom Blitz Intake
Custom Alumunium Air Box With Intake
Custom Alumunium Battery Box and Tie Down
Dash Oil Catch Tank
Braided Lines AN6,AN8 with HEX Finisher a
EXTERIOR
Signal Kustom Front Body Kit Carbon
Signal Kustom Side Skirt
Signal Kustom Add on skirt carbon
Signal Kustom Front Grille Carbon
Signal Kustom Hood Engine Carbon
Full Exterior Panel carbon (4pcs)
Signal Kustom Rear Bumper
Signal Kustom Rear Diffuser Carbon
Signal Kustom Wing / Spoiler Carbon
Spion Carbon
Canard Carbon (6pcs)
Full Body Wraping Cutting Sticker (Red Doff)
INTERIOR
Leather Suede Full Interior Seats
Defi Oil Press
Defi Exhaust Temp
Defi Water Temp
Defi Link Controller
Defi Hose And Bracket Carbon
Shift Knob Special Order by Osir
HKS Turbo Timer
Recardo SR 3 Seats (Semi Bucket )
Takata Seatbelt
Door Panel Carbon (7pcs)
Cover TV Carbon
AUDIO
Head Unit Pionner AVH- 4350 DVD
Pre Amp Performa
Front Speaker DLS R6 3-Way
Rear Speaker Coaxial 126
Subwoofer MTX 9500 12 (2pcs)
Power 4ch Rockford P800.4
Power Monoblock DLS cad 15
Cap Bank Mass Engineering 2pcs
Rocket Accu Set
GNX Full Trunx Audio Baggage
Monster Cabling
Monitor 7” (2pcs)
RIMS, SUSPENSION & BRAKE
Modulare M24 18X8,5 Inch (ET 45 + 42)
Toyo C1S 225/40-R18
Brembo 4 Pot
Brembo High Performance Caliper
Brembo Disc Brake
Brembo Brake Lines
KW Version 3 High Spec Racing Edition Coilover Shock
ENGINE
Custom Blitz Intake
Custom Alumunium Air Box With Intake
Custom Alumunium Battery Box and Tie Down
Dash Oil Catch Tank
Braided Lines AN6,AN8 with HEX Finisher a
Si Sexy Fairlady - Nissan 350Z Connection Bandung
Sebuah sport car memang sudah selayaknya menjadi idaman bagi kaum adam, apalagi sebuah sportcar asal negeri Sakura yang cenderung memiliki performa dahsyat dan juga tampilan yang cukup sporty seperti, Nissan Fairlady 350Z. Namun apa jadinya, apabila ternyata sebuah Fairlady jatuh ke tangan seorang gadis yang masih berumur 18 tahun?
Pasti sebagian dari Anda akan berfikir bahwa modifikasi yang dilakukan gadis ini akan memiliki kesan yang berbeda dengan apa yang biasa dilakukan oleh kaum adam. Eiiit … jangan terlalu cepat menilai dulu, ternyata Celline Indrawirawan, mojang Bandung pemilik Nissan Fairlady 350Z lansiran 2004 ini, tau dan mengerti bagaimana caranya memperlakukan sebuah kendaraan sport car untuk mendapatkan karakter yang kuat, jadi jangan salah sangka terlebih dahulu yah …
Coba perhatikan di bagian eksteriornya, aroma sporty dari sebuah Fairlady sangat kental terlihat dengan adanya beberapa ornament tambahan layaknya body kit, bumper belakang dan beberapa fitur lainya dengan motif karbon seperti, kaca spion, hood, lip spoiler dan juga sayap di bagian belakangnya.
Untuk pengerjaan detail dari eksterior, Celline menyerahkannya ke salah satu rumah modifikasi di Bandung, Signal Kustom Built yang dipungawai oleh Andre. Pengerjaan tersulit adalah mengkolaborasikan bokong atau bumper belakang kepunyaan 350Z yang cenderung lebih besar dengan model Amuse 370Z yang akan terlihat lebih sexy bila dibuat dengan persisi. Dalam pengerjaan ini, sebelumnya Andre telah memperhitungkannya dengan menggunakan sistem komputerisasi. Untuk urusan kelir warnanya, juga dikerjakan oleh Signal Custom. Karena sebelumnya warna mobil ini telah dikelir dengan menggunakan warna merah, namun nampaknya Celline telah kepincut dengan tampilan sporty yang cenderung diwakili kelir putih. Tanpa banyak berfikir akhirnya, ia setuju untuk mengelir ulang sedan dua pintu Jepang ini dengan warna putih yang sedikit dipadukan dengan dorado xirallic.
Supercharger HKS yang diaplikasi oleh Fairlady 350Z ini memiliki karakteristik cukup ganas sedari putaran bawahnya sehingga memudahkan Celline untuk mendapatkan respon cepat dari dapur pacu Fairladynya, terlebih setelah disetting ulang oleh rumah modifikasi ST Powered, kian ganas dengan power yang mencapai 260 HP.
Masuk ke bagian interiornya, terlihat hiasan motif carbon diberbagai lapisan dashboardnya yang kemudian di padukan dengan lapisan suede Alcantara untuk bagian joknya. Bagian bawahnya atau sisi kaki-kakinya, Celline mempercayakan pelek Volk Rays CE-28 Time Attack Edition 19 x” yang dibalut dengan karet bundar Toyo Proxes 245/35/19 untuk bagian depannya dan 275/30/19 untuk yang belakangnya. Belum lagi tambahan, sistem air suspensi yang memungkinkan mobil ini bisa rebah hingga hampir menyentuh aspal.
Terbukti sudah apa yang dilakukan gadis 18 tahun ini memang cukup fantastis. Mulai dari desain eksterior yang cukup sporty nan sexy sampai dengan urusan dapur pacunya yang lumyan ganas … Nah bagi kaum adam, jangan remehkan apa yang bisa dilakukan oleh kaum hawa, bisa-bisa Anda bisa terlewatkan. Contohnya bisa langsung dilihat dari mojang Bandung beserta Nissan Fairladynya ini ...
Data&Fakta :
Eksterior : custom body kit, hood carbon, custom carbon kaca spion Ganador Carbon, custom wing spoiler, lampu belakang LED. Interior : lapisan motif Carbon, lapisan suede Alcantara. Audio : head unit Clarion max 667 DVD, subwoofer MA Audio 10”, power XTR 3000 & Audison Black Crome Edition VRX 4x300, speaker vocal 6 “. Tyres ; Brembo Big Brake kit, pelek Volk Rays CE-28 Time Attack Edition 19 x”, Toyo Proxes 245/35/19 (depan), Toyo Proxes 275/30/19 (belakang). Engine : Supercharger HKS, injektor HKS, ECU HKS F-Con V-Pro, muffler HKS. Suspensi : Air Runner air suspension.
Eksterior : custom body kit, hood carbon, custom carbon kaca spion Ganador Carbon, custom wing spoiler, lampu belakang LED. Interior : lapisan motif Carbon, lapisan suede Alcantara. Audio : head unit Clarion max 667 DVD, subwoofer MA Audio 10”, power XTR 3000 & Audison Black Crome Edition VRX 4x300, speaker vocal 6 “. Tyres ; Brembo Big Brake kit, pelek Volk Rays CE-28 Time Attack Edition 19 x”, Toyo Proxes 245/35/19 (depan), Toyo Proxes 275/30/19 (belakang). Engine : Supercharger HKS, injektor HKS, ECU HKS F-Con V-Pro, muffler HKS. Suspensi : Air Runner air suspension.
Not Only Style, But Powerful - Toyota Camry BJG (JOGJA)
Diterpa bencana Merapi beberapa waktu lalu nyatanya tak membuat para pecinta modifikasi di Kota Gudeg-Yogyakarta surut dalam berinovasi, hal ini dibuktikan dengan salah satu modifikasi sedan premium Toyota Camry kepunyaan Igo yang beberapa waktu lalu turut meramaikan ajang final battle ABT di Jakarta dan sukses meraih gelar Best Saloon dan juga menempati posisi ke tiga dalam ajang Dyno Attraction dikelas Front Wheel Drive.
Usaha Igo dalam memboyong mobilnya ke Jakarta memang tak sia-sia, selain ia berhasil membawa nama club BJG-nya, ia juga sukses menunjukan bahwa modifikasi di kota Jogja masih tetap eksis dan tak kalah menarik.
Usaha Igo dalam memboyong mobilnya ke Jakarta memang tak sia-sia, selain ia berhasil membawa nama club BJG-nya, ia juga sukses menunjukan bahwa modifikasi di kota Jogja masih tetap eksis dan tak kalah menarik.
Mobil karyanya ini memang cukup mendapat perhatian pada final kontes waktu itu, ubahan yang dilakukan terhadap Camrynya terbilang cukup ekstream karena bukan hanya dari tampang luarnya saja, namun interior, kaki-kaki sampai dengan dapur pacunya jug turut direstorasi.
Instalasi bodikit dan wide bodi serta beberapa atribut eksteriornya memang menjadi perangkat pendukung pada sisi eksterior Camry namun tak hanya itu saja yang dilakukan Igo terhadap Camrynya ini, masih ada sunroof yang menghiasi bagian atap kabin, bahkan tak tanggung-tanggung Igo menempatkan double sunroof sekaligus untuk memberikan kesan eksklusif. Sedangkan bagian pintu belakanya juga telah dirombak dengan model suicide door yang membuat penumpangnya membuka pintu ke arah belakang layaknya sedan-sedan mewah di Eropa.
Pemasangan wide bodi di bagian bumper depan dan belakang ternyata memang memiliki fungsi untuk menyiasati tampilan pelek berdimensi besar yang dicaplokan oleh Igo. Intalasi pelek 19” special order keluaran Kranze Bazreia ini memang cukup membuat pekerjaan baginya, pasalnya ia harus mengarap ulang dudukan kaki-kaki, termasuk dengan mengeser kontruksi sasis belakang hingga kurang lebih 18cm sekaligus dudukan shocknya. Tak lupa juga instalasi air suspension Crux air’s 2 point yang membuat mobil ini tetap aman digunakan walaupun sedikit merebah keaspal.
Setelah usai dengan urusan bodi dan juga kaki-kaki, tinggal masalah kelir alias warna lapisan bodinya. Untuk hal ini, Igo ingin tetap menonjolkan unsur premium oleh karena itu tak salah bila ia mengelirnya dengan menggunakan warna Red Candy yang kental dengan kesan mewahnya.
Masuk ke dalam kabinya, suasana unik akan terlihat jelas dengan desain interior mulai dari jok, dashboard dan juga entertaimentnya. Seluruh kabin terbalut rapih dengan lapisan MB Tech two tone, mulai jok, karpet, pillar, plafon, stier sampai dengan doortrimnya. Keunikan yang dimaksud ada di bagian jok dan doortrim, karena Igo menambahkan animasi tattoo ala Sakura yang cukup imut lhoo....
Sisi entertainment di tonjolkan dengan 8 layar LCD berukuran 7” yang menghiasi sektor tengah dan bagian belakangnya. Sedangkan perangkat audio juga telah tersusun rapi di bagian bagasi belakang mulai dari 2 unit subwoofer Venom Diablo 12”, 2 unit power Venom Diablo, dan juga 2 unit capbank Venom Diablo yang semuanya terbalut lapisan kulit White MB Tech.
Tak hanya tampilan saja yang harus diperhatikan, namun bagian yang terpenting juga mendapat suplai upgrade yang cukup signifikan, apa lagi kalau bukan urusan dapur pacunya. Tambahan suplai power masuk dari piranti turbo Garreet T04 yang kemudian juga ditunjang dengan Blow Off Valve Autobahn untuk menjaga kesimbangan turbinya. Tak hanya itu beberapa perinati lain juga turut mendukung sektor ruang mesinya guna mendapatkan tenaga yang maksimal, jadi wajar saya bila Igo berhasil menempati posisi ke tiga saat dyno battle di kelas Front Wheel Drive.
Salut untuk Jogja…
Data&fakta :
Exterior : Custom bodykit, wide body (front&rear), Fender fin custom, Projector fog lamp&custom cover, custom duck tail, double sunroof Inalfa size L, Suicide door, HID Provision, custom tailpipe, Motorized bagade airbagier 2 pcs. Interior : Full MB Tech Red&White, Custom Tattoo, Custom chrome panel, Turbo timer HKS, cutom panel monitor. Audio : 2 din evo, Speaker split Venom Diablo, 2 subwoofer 12” Venom Diablo, 2 Power 4 chanel Venom Diablo, 2 Capbank Venom Diablo, 4 Monitor Necvoc 7”, 4 monito 7”, Audio box&panel cover whit MB Tech. Kaki-kaki : Crux air’s air suspension 2 point bolt on & adjustable suspension+chamber adjuster, WP PRO 360 mm 6 piston, custom chamber kit (gold candy ) rear, custom short panel rear middle chasis, Turbo timer HKS, Pelek Kranze Bazreia 19” Special order-front 19x19, 5 offset 27, rear 19x11 offset 36, tyres Toyot Proxes T1R-rear 315/30 R19, Geser kontruksi sasis belakang 18 cm + dudukan shock. Engine : Turbo Garreet T04, external wasgate Turbosmart 38mm, Blow off Valve Autobahn 88, Intercooler Autobahn 88, intercooler Autobahn 88 &barided line, oil cooler Autobahn, silicone house Autobahn 88, silicone Vacum autobahn 88, T-bolt klem Autobahn 88, Open fileter Autobahn 88, Bost controller Autobahn 88, Custom panel battery Kingkong, Cutom strut bar Kingkong, cutom panel house turbo stainless Kingkong.
Berawal dari kekecewaan yang Hendi alami ketika membangun mobil kesayangannya namun tak kunjung selesai hingga akhirnya ia memilih untuk mengambil kendaraanya dan hijrah kebengkel lain guna membangun Mitsubshi Lancer GLXinya yang ingin ia modifikasi dengan konsep ekstrem. Setelah ia beralih ke Akasia Motor akhirnya apa yang ia mau terwujud dan malahan menyabet gelar The Champion of Extreme dan berhasil memboyong 1 unit Ford Fiesta dalam ajang Final Battle Clas Mild Accelera Auto Contes pada 18-19 kemarin yang diadakan di Balai Kartini-Jakarta.
“Padahal ini merupakan debut awal saya ikutan kontes, nga nyangka juga bisa dapetin gelar Champion of Extream,” ujar Mimin sapaan akrab Hendi yang juga sukses membondol 12 piala lainnya dan juga 1 unit Ford Fiesta.
Awalnya ia memilih Akasia Motor yang bertempat di Jati Bening Bekasi dilihat dari hasil browsing internet saja, hingga akhirnya ia tertarik dan pergi kesana. Sesampainya disana dan setelah berbincang-bincang dengan Ronny Akasia sang modifikatornya akhirnya Mimin mendapatkan beberapa tawaran design konsep modifikasi hingga ia setuju dengan salah satunya dan akhirnya memakai konsep tersebut untuk diterapkan pada kendaraannya itu.
Proses design berlangsung selama 5 bulan lebih, namun awal prosesnya justru berawal dari bagian pelek yang cukup terbilang langka karena memiliki diameter lebar copotan Toyota Supra, sehingga konsep saat membuat bodinya harus mengikuti lebar pelek tersebut. Pelek Work Equip 18” dengan lebar yang berbeda untuk belakang 13,5” dan depannya 11,5” terpasang menghiasi bagian kaki-kaki yang menjadi pandangan pertamanya. Tak hanya itu, ban besar alias gambot juga terpampang dengan suspensi 2 titik Universal Air yang merupakan salah satu keistimewaan dari Akasia Motor.
Mengenai masalah sasis-sasis aslinya jangan dipertanyakan lagi, otomatis dengan rombakan yang cukup extreme ini sasispun turut berubah total untuk mengimbangi tampilannya. Tak hanay sekadar widebody saja namun memang ubahan semuanya sudah cukup frontal, tampang depan bila dilihat sekilas akan mengesankan kita pada kendaraan muscle car Camaro. Bagian sektor tengahnya hanya terdapat 2 pintu ala kendaran sport, sedangkan 2 pintu lainya telah rapi tertutup. Keistimewaan lainya, 2 pintu ini terbuka dengan sistem pneumatic yang disorong kedepan lalu bergeser kebelakang hanya dengan menggunakan sebuah remote saja.
Tak hanya pintu saja yang menganut sistem motorized, dibagian kap mesin dan juga bagasi belakangnya juga mengunakan sistem hidrolik yang dapat terbuka dan terangkat ke atas hanya dengan menekan sebuah tombol di bagian consule dasboardnya. Pada bagian belakangnya, desain bumper custom sangat rapi di buat untuk mengesankan mobil yang kekar, bila ada yang mencari lubang buangnya jangan binggung, karena sistem exhaust telah dipindahkan ke bagian depan tepat disamping roda sebelah kanan. Hanya tersisa under tail bermotif carbon yang menghias bagian belakangnya. Beserta pengerjaan akhir yang berujung pada kelir candytone berkesan mewah.
Ubahan total untuk mengimbangi tampilan luarnya juga merambah ke bagian interior. Begitu pintu terbuka pandangan mata akan langsung tertuju pada 2 buah kursi racing keluaran Bride. Setelah dashboard turut didesain ulang untuk mengentalkan suasan sportnya dengan panel-panel indikator di bagian tengah. Speedometer yang terpampang layak originalnya tepat di depan sistem pengemudi yang memiliki model layaknya kendaraan pesawat keluaran Nardi. Consule tengah yang terdiri dari berbagai panel dan inikator juga layar monitor multifungsi.
Tak hanya itu, bila melirik kebagian belakang maka jangan heran bila tak ada kursi penumpang lagi karena telah digantikan dengan sarang audio berkualitas SPL yang didominasi oleh brand Venom. Mulai dari Sub Woofer 12” Venom sebanyak 6 buah, Power Monoblock Venom 1800 2pcs, Power 4channel Venom 2pcs, Speaker split Venom 2 set, Speaker coaxial Venom 2set, sampai dengan TV Monitor 7inch 2pcs yang menempel di bawah tutup bagasi sebagai sarana entertainment dikala kongkow bersama rekan-rekan. Benar-benar beda bukan … wajar saja disaat juri memutuskan bahwa mereka menang, langsung deeh disetel perangkat audionya dan mereka pun ber ajib-ajib ria …
Tampang sangar baik bodi dan interior sepertinya sangat kebanting bila tak diimbangi dengan tenaga dari dapur pacu yang mempuni. Maka tak salah bila Mimin akhirnya memutuskan untuk meyomot mesin kepunyaan sudara dari Lancer ini yang berkodekan 4G63t Turbo custom yang diklaim memilki tenaga lumayan dasyat ketimbang mesin standarnya. “Tak ada kesulitan pada saat memasang mesin Evo V ini, karena basicnya sudah sama tinggal “plug n play” nga perlu rubah-rubah dudukan segala,” tutup Mimin.
Data&fakta :
Exterior : Body Conversion + Choptop, Custom door + pneumatic + remote, Custom engine hood + pneumatic + remote, Custom trunk + pneumatic + remote, Custom head lamp, Custom stop lamp + led, Custom grill, GT wing model C-West + Kevlar, Custom lips bumper + Kevlar, Custom diffuser + Kevlar, Custom window glasses, Custom front glasses, Custom rear glasses, Sunroof, Custom fuel, Spion custom + Mirror custom, Candytone custom spies hecker + Clear Hs-Diamond. Interior : Jok Bride low maxx, Pedal set Sparco, Shiftknob, Steer Nardi, Safety Belt Sparco, Custom Dashboard, Custom consol, Custom speedometer, Boost meter, Oil Press, Water temp DSD-SLM. Audio: Head Unit Concept, Sub Woofer 12” Venom 6pcs, Power Monoblock Venom 1800 2pcs, Power 4channel Venom 2pcs, Cap Bank Venom, Speaker split Venom 2 set, Speaker coaxial Venom 2set, TV Monitor 7inch 2pcs, Custom Box + Fiber + LED. Engine: Engine swap Evolutin V GSR + AWD, Turbo Garret GT2860-RS Dual Ballbearing, Wastegate Turbo Smart, Custom piping, Blow off Greedy, Fuel Press Regulator SARD, Oil Captank Greedy, Intercooler 600x300x76mm inlet 3inch, Custom Muffler, Radiator hose SAMCO, Fuel pump Walbro, Silicone Radiator Hose SAMCO, Air Filter HKS SPF Realoded 200/100mm, Fuel Line SAMCO, Vacum hose SAMCO. Velg&Tyre : Work Equip 18” Custom Offset (11,5-13,5), Front Tyre TOYO 275/35/18, Rear Tyre TOYO 295/35/18. Undercarrieage: Universal Air Suspension 2 point + Air Zenith Compressor, Front break Mitsubishi Sumitomo, Rear break Mitsubishi Brembo, Undercarriage candy Orange To Red + super deep black.
Thanks to :My Family, Akasia Motor & Crew, Universal Air, De Auto Motorsport, House of Lowriders Indonesia & Auto Exe Bandung.
Yellow Racing Look – Toyota Celica Absolve
Pada dasarnya sedan coupe keluaran Toyota ini memang sudah terlihat cukup kerena tanpa harus dimodif. Desainnya yang aerodinamis dan bentuknya yang menonjolkan sebuah mobil sport memang sangat mendominasi jajaran keluarga Celica sejak generasi awalnya.
Namun rupanya sang pemilik, Wildan Firdaus, kurang merasa puas dengan tampilan Celica lansiran 2006 milikinya, oleh karena itu ia memberikan sentuhan-sentuhan ringan pada mobil Jepang ini. Walaupun apa yang dibuatnya tidak terlalu merubah banyak tampilan Celicanya, namun hasilnya terbilang cukup lumayan dan sedap di pandang juga. “Yang jelas konsepnya pengen banget keliatan racing looknya,” ujar Wildan.
Sedan dua pintu yang memiliki kompetitor seperti Honda Acura Integra GS-R Coupe, Ford Mustang Couper GT Deluxe atau Mitsubishi Eclipse GT, dimodifikasi lagi bagian eksteriornya dan interiornya oleh Wildan . Untuk memberikan kesan fresh, maka Wildan memboyong mobil tersebut ke sebuah workshop modifikasi, Brilliant yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur untuk dikelir ulang dengan menggunakan warna yang lebih cerah.
“Sebelumnya mobil ini udah beberapakali mengalami pengecetan, namun nga cocok juga. Sampai akhirnya diboyong ke Brilliant deeh, “ ujar Rendy rekannya yang tergabung dalam sebuah komunitas Absolve di Bandung.
Namanya juga hanya mencari sebuah tampilan ala racing, oleh karena itu Wildan tak terlalu banyak memodifikasi mobilnya ini. kesan racing diberikan melalui penampilan bodi kitnya yang lengsung ia ambil dari TRD. Di bawahnya ditambahkan lips spoiler custom untuk menguatkan aura sporty pada Celicanya. Tak sebatas itu saja, rupanya sektor roda pun mendapat giliran untuk diupgrade dengan menggunakan pelek yang lebih besar berukuran 20” keluaran Work Rezak yang dipadu dengan ban slim keluaran Pirelli PZero Nero berukuran 215/30/20 untuk depannya dan 245/30/20 di bagian belakangnya. Hasilnya sudah makin gahar deeh…Celicanya.
Untuk urusan dapur pacu, memang tak banyak yang Wildan lakukan. Guna sedikit menambah akselerasi pada Celicanya, maka ia hanya memainkannya di sektor pembuangan saja atau lebih tepatnya di bagian header dan pipingnya, sedangkan moncong mufflernya ia gunakan milik HKS yang dapat menghasilkan suara lumayan gahar.
Selesai dengan urusan eksterior kini giliran masuk ke interiornya, rupanya Wildan tak mau hanya tampangnya saja yang keliatan racing namun dalamnya juga harus ikutan juga, oleh karena itu akhirnya ia turut sedikit membongkar interior Celicanya. Mulai dari sisi bagian joknya, yang ia ganti dengan menggunakan jok Suede berlapis Recaro, bagian lainnya seperti panel spidometer, dan dashboard juga turut kena imbas yang diberikan lapisan bermotif carbon.
Tak lupa juga ia turut menginstalasi sound system sebagai sarana hiburan dalam berkendara. Mulai dari pemasangan head unit Pioneer sebagai jantung penghasil nada yang juga disandingkan dengan speaker, tweater, dan subwoofer 12 “ keluaran Venom. Sedangkan untuk penguatnya ia juga turut membenamkan capacitor bank keluaran Symbion.
Hasilnya mobil ini kini telah lahir sesuai dengan keingginan pemiliknya, dan dapat memberikan nuansa berbeda dari sebelumnya.
Data Modif :
Eksterior : Body Kit TRD, Lips Spoiler Custom.
Interior : Jok Suede/ Recaro, Panel speedometer/dashboard custom carbon, plafon lapis suede.
Pelek : Work Razak 20”
Ban : Pirelli PZero Nero 215/30/20 & 245/30/20
Audio : Head unit Pioneer, Speaker Venom, Subwoofer Venom 12”, Tweater Venom, Capasitor Bank Sybion.
Data Modif :
Eksterior : Body Kit TRD, Lips Spoiler Custom.
Interior : Jok Suede/ Recaro, Panel speedometer/dashboard custom carbon, plafon lapis suede.
Pelek : Work Razak 20”
Ban : Pirelli PZero Nero 215/30/20 & 245/30/20
Audio : Head unit Pioneer, Speaker Venom, Subwoofer Venom 12”, Tweater Venom, Capasitor Bank Sybion.
Balap Bisa, Jalan-Jalan Ok - Modifikasi Honda Civic Estilo
Sebuah mobil balap layaknya hanya bisa berjalan di sirkuit karena memang dibangun dengan spek khusus. Berbeda bagi Honda Civic Estilo kepunyaan James W, karena beliau menginginkan mobil balap yang bisa juga untuk jalan-jalan di jalan raya.
Dikomandoi oleh Luckas Dwinanda dari Engine+, Civic Estilo ini dibangun sesuai dengan permintaan sang owner. “Yang punya pengen punya mobil yang bisa ikutan balapan touring maupun drag race, tetapi harus bisa dibawa jalan-jalan juga,” buka Luckas.
Berawal dari perubahan pada eksterior terutama bodi yang awalnya berwarna biru diganti dengan warna putih yang di-mix sendiri agar menghasilkan putih cyralic. Pengecetan pun dilakukan sampai bagian rangka agar serasi dengan bodi. Sedangkan bemper beserta lampu masih dibiarkan standar karena tampilannya sudah oke.
Masuk ke interior, semua panel trim dan jok ‘ditelanjangi’ karena dirasa tidak diperlukan lagi. Gantinya adalah rollcage custom serta jok Bride. Dashboard juga kena imbasnya, tapi masih mengandalkan standarnya dengan dilapiskan carbon. Denger-denger sih dashboard begini baru pertama kali di Indonesia hehehe. Panel spidometer standar juga dirasa tidak perlu lagi dan diganti dengan kepunyaan Haltech.
Pindah ke kaki-kaki, sekilas masih seperti standar Civic Estilo. Tetapi jika diperhatikan, sudah dilakukan perubahan pada sektor rem dengan menggunakan NSX untuk bagian depan. Sedangkan rem belakang masih menggunakan kaliper standar tetapi piringannya diganti kepunyaan Endless. Untuk velg menggunakan Racing Hart 16 inci berlapis Yokohama Advan Neova AD07 ber-spek 205/40-R16. Agar pada saat menikung bisa stabil, shock breaker harus di-upgrade dengan memakai shock absobers berlabel Aragosta.
Tidak muluk-muluk, bagian mesin juga harus diganti. Kali ini diambil dari Honda Integra Type R berkode B18C dengan pemasangan yang mudah tanpa ubahan khusus. Tetapi untuk membangkitkan tenaga, modifikasi tetap dilakukan, seperti kem dan per klep dari Jun, klep Ferrea, piston Toda dengan kompresi mencapai 12.5:1, header 5Zigen JASMA dan masih banyak lagi deh (baca spek-nya gan). Tidak lupa memakai LSD KAAZ 2way serta kopling set Exedy Metal Single agar tidak terjadi slip. Untuk suplai bahan bakar, salah satu modifikasinya adalah dengan penggunaan tangki khusus dilengkapi dengan surgetank, “agar pada saat mobil menikung, tetap mendapatkan suplai bahan bakar yang stabil,” ucap Luckas. Sementara bagian ECU menggunakan jenis stand alone. “Stand alone lebih akurat dan memiliki kelebihan input maupun output yang bervariasi, seperti engine protect system, launch control dan lain-lain,” tambah Luckas. Sedangkan untuk bagian pendingin mesin atau radiator tidak bisa menggunakan standarnya lagi yang terkenal kecil. “Ganti dengan ukuran lebih besar karena untuk menahan panas mesin saat dipakai balap touring dengan putaran mesin antara 6000-9500 RPM,” tambah pria yang ramah ini.
Hasil modifikasi yang dilakukan Luckas terhadap Civic Estilo kepunyaan James mengukir prestasi di kancah balap resmi. “Mobil ini sudah sering mendapat juara 1 di kelas Indonesian Super Touring Championship. Pernah juga balap drag race, tetapi kurang bagus hasilnya karena masalah traksi yang berbeda setingan pada touring dan drag race. Tetapi tidak dilakukan seting ulang karena drag race cuma iseng saja,” tutupnya.
Spek :
Mesin : Mesin B18C (Integra Type R), Camshaft Jun 3, Piston Toda CR 12.5:1, Conrod Carillo, Main & Rod Bearing Clevite, Per Klep & Retainer Jun, Klep Ferrea, Header 5Zigen JASMA, Camgear Crower, Timing Belt Power Enterprise, ATI Damper Pulley, Exedy Metal Single, LSD KAAZ 2way, ATS Close Gear Ratio, Fuel Press SARD, Injector RC Engineering, Fuel Tank JAZ, Fuel Pump Holley, Stand Alone Haltech PS1000, Igniter Haltech HP4, Ignition Module Jacobs Ultra, Ignition Coil Jacobs, Radiator Koyo.
Interior : Rollcage Custom, Jok Bride, Dashboard Carbon Custom, Haltech Display Dash.
Kaki-Kaki : Velg Racing Hart 16”, Ban Yokohama Advan Neova AD07 205/40-R16, Rem NSX (Depan), Cakram Endless (Belakang), Shock Aragosta.
Mesin : Mesin B18C (Integra Type R), Camshaft Jun 3, Piston Toda CR 12.5:1, Conrod Carillo, Main & Rod Bearing Clevite, Per Klep & Retainer Jun, Klep Ferrea, Header 5Zigen JASMA, Camgear Crower, Timing Belt Power Enterprise, ATI Damper Pulley, Exedy Metal Single, LSD KAAZ 2way, ATS Close Gear Ratio, Fuel Press SARD, Injector RC Engineering, Fuel Tank JAZ, Fuel Pump Holley, Stand Alone Haltech PS1000, Igniter Haltech HP4, Ignition Module Jacobs Ultra, Ignition Coil Jacobs, Radiator Koyo.
Interior : Rollcage Custom, Jok Bride, Dashboard Carbon Custom, Haltech Display Dash.
Kaki-Kaki : Velg Racing Hart 16”, Ban Yokohama Advan Neova AD07 205/40-R16, Rem NSX (Depan), Cakram Endless (Belakang), Shock Aragosta.
Stock But Maximal - Modifikasi Mitsubishi Lancer Evolution X
Mobil pabrikan dari Jepang yang bermerek Mitsubishi sudah terkenal dengan performa mesinnya lewat varian Lancer Evolution. Terbukti dari kiprahnya di dunia balap. Banyak owner dari Mitsubishi Lancer Evolution di Indonesia maupun di luar negeri yang memodifikasi mesinnya, karena banyaknya parts aftermarket untuk meningkatkan tenaga mesin yang dijual di pasaran dengan berbagai merek. Hal ini merupakan keunggulan dari mobil ini.
Tampilan standar dari Mitsubishi Lancer Evolution dari I sampai X bisa dibilang wahh. Bodi yang sporty dan futuristik didukung oleh tenaga mesin yang cukup besar. Apalagi dengan sedikit sentuhan modifikasi seperti Mitsubishi Lancer Evolution X berwarna putih milik Andry Widjaya yang berbuah manis. Walaupun terlihat standar, tetapi larinya tidak standar.
Pada bagian exterior, Andre hanya mengganti roda standar Mitsubishi Evolution X nya yaitu mengganti velg standarnya dengan Advan Racing RS berkelir gold. Selain mendongkrak penampilan, velg made in Japan ini terkenal lebih enteng dan kuat. Kemudian velg tersebut dilapisi dengan ban Falken FK452. Sedangkan bagian rem standarnya yaitu Brembo tidak diganti karena dari pabrikannya sudah mumpuni. Selebihnya bagian bodi dibiarkan standar.
Bagian interior, Andry rupanya juga sudah cukup nyaman dengan interior Mitsubishi Lancer Evolution X. Dari jok dan stir dibiarkan apa adanya. Hanya segelintir barang seperti indikator tambahan dari Blitz di konsol tengah untuk memonitor voltase listrik, temperature oli, dan boost meter. Shift knob standar digantikan dari merek Carbing. Di Dashboard kanan terdapat HKS EVC yang berfungsi untuk mengatur boost pressure. Untuk menghasilkan suara yang lebih bagus, Andry cukup mengganti head unit dari Alpine untuk menemaninya pada saat mengendarakan mobilnya.
Tenaga mesin standar yang dihasilkan Mitsubishi Lancer Evolution X adalah 280HP. Tetapi Andry hanya memaksimalkan apa yang ada. Cukup dengan mengganti intake pipe dan filter kepunyaan ARC agar udara yang dihirup oleh mesin 4B11T bisa lebih lega. Untuk exhaust system, Andry hanya mengganti custom center pipe dan HKS Legamax Premium. “Lumayan bisa naik 4-5HP bos.” ucap Andre, sapaan akrab Andry Widjaya. Untuk menyempurnakan pembakaran pada mesin, Andry cukup melakukan reflash ECU, dan menghasilkan tenaga lebih responsif. Dengan semua ubahan ini, tenaga yang dihasilkan mencapai : “Wah gatau bos, soalnya belum pernah dyno. Mungkin sekitar 15%.” ujar owner dari bengkelRD-GR Performance.
Untuk performa di balap legal, Andry mengaku belum pernah mencoba Mitsubishi Lancer Evolution X nya. “Mau ganti turbo dulu bos, nunggu sebulan dulu hehe. Pengen saya coba di time attack.” bisik Andry. Oke bos, kami tunggu di Time Attack selanjutnya yah.
Data Spesifikasi : Kaki-kaki : Velg Advan Racing RS 18”, Ban Falken FK452 245/40-18. Interior : Indikator Blitz, HKS EVC. Audio : Head Unit Alpine.Mesin : Intake Pipe + Filter ARC, Exhaust System HKS Legamax Premium + Custom Center Pipe, Reflash ECU. Workshop : RD-GR Performance.
Inspirasi Berbuah Street Racing - Modifikasi Honda Civic FD.1 Palembang
Seperti judul diatas, berawal dari khayalan memiliki mobil-mobil street racing layaknya film-film Fast n Farious atau sebagainya, akhirnya Diki selaku pemilik Honda Civic FD 1 yang resmi dinobatkan sebagai The King Street Racing kota Palembang dalam gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 sukses mengembangkan dan menerapkan konsep hayalanya pada mobilnya tersebut
"Pengerjaan cukup memakan waktu lama, tepatnya hampir 3 bulan lebih, karena harus bolak-balik Jakarta," ucap Diki saat ditanya pengerjaan mobilnya. Sedangkan bagian terlama ada pada sektor eksterior tepatnya pada saat sentuhan akhir alias tahap finishing mengenai cutting stikernya. "Kurang maksimal alhasil yah harus ngerjain ulang lagi," tambahnya.
Aroma street racing memang cukup terpancar dari sektor luarnya yang sudah mengalami make over alias upgrade tampilan dengan beberapa aparale. Mulai dari instalasi bodi kit yang semuanya full Type-R lalu dikombinasikan dengan piranti lainnya seperti, lips spoiler, diffuser, grill, spoiler depan dan wing yang menggunakan JS-Racing bermotif carbon. Serentak aroma sporty langsung mendominasi tampilan Civicnya.
Lebih lagi dengan adanya pelek Volk Ray TE.37 berdimensi 19" lengkap dengan komponen pengereman jebolan Brembo dan suspensi Tanabe, jelas makin menambah kaya aroma dari mobil pecinta kecepatan ini.
Tak hanya luarnya saja, bagian interior juga terkena imbasnya. Pastinya singgasana sudah dicopot dan terganti dengan double Bridge Low Max lengkap dengan safety belt Takata. Suasana racing makin kental dengan tatanan dasboard full carbon berpadu dengan Swed Amara dibagian door trim dan plafonnya.
Masih disektor kabin, yang namanya anak muda sepertinya tak akan jauh dengan suasana hiburan khususnya musik. Oleh karena itu, guna mendongkar audio standar Civic, akhirnya Diki menyematkan head unti Kenwood 4036 yang terintegrasi dengan speaker depan, belakang, tengah dan subwoofer keluaran Ameron. Capbank intersys, power Performa dan Ameron juga terinstal guna mendukung kualitas audionya. Alhasil, tampilan ok, ajib-ajib pun masih jalan....
Berbicara street racing rasanya tidak sah bila diwujudkan hanya dari tampilan maupun interior saja, namun sektor mesin pun kudu wajib ditingkatkan performanya. Selain untuk mengimbangi tampilan tentunya juga sebagai pendukung ketika dibesut dijalanan bukan...
Mulai dari pemasangan turbo kit ZAGE yang diramakan dengan turbo timer keluaran Z-VOX, blow off HKS, intercooler ZAGE, Dastek-Q+ sampai dengan penggunaan kabel dan busi Bosh turut dicaplok mengisi sektor dapur pacunya, dan membuat Civic ini benar-benar memiliki performa yang tak kalah saing dengan tampang sangarnya.
Tak salah bila akhirnya Civic yang telah memakan modifikasi hingga 150 juta ini sukses menyabet gelar King Street Racing dalam gelaran seri ke-lima Clas Mild Accelera Auto Contest Palembang yang belum lama berlangsung.
Data&fakta:
Eksterior: full body kit Tyep-R & JS-Racing, Interior: dasboard full Carbon, Jok Bridge + Takata Belt, Audio: Head Unit Kenwood 4036, Speaker Ameron, subwoofer Ameron, Engine: Turbo Kit ZAGE, ECU Dastek Q+, Blow Off HKS, Intercooler HKS, Kaki: velg Volk Ray 19"
Eksterior: full body kit Tyep-R & JS-Racing, Interior: dasboard full Carbon, Jok Bridge + Takata Belt, Audio: Head Unit Kenwood 4036, Speaker Ameron, subwoofer Ameron, Engine: Turbo Kit ZAGE, ECU Dastek Q+, Blow Off HKS, Intercooler HKS, Kaki: velg Volk Ray 19"
TYPE R WANNABE.
TYPE R WANNABE
Rumusnya sederhana, eye catching dan cocok dengan jiwa muda anak SMA.
Mendandani Honda All New Civic bergaya sport bukan hal sulit. Tersedia banyak sekali referensi. Tapi inilah seni modifikasi, sesuatu yang baku menjadi terlalu kaku dan tidak istimewa ketika mengikuti ajang kontes keindahan mobil. Duet kembar Dennis dan Edwin Sutedja dari rumah modifikasi Project One, Surabaya, meramu ulang Civic milik Gede Ardian Surya. Rumusnya sederhana, eye catching dan cocok dengan jiwa muda anak SMA.
Bagi Dennis dan Erwin, impresi sangat penting. Sebab itu pembentukan karakter mobil harus selaras dengan jiwa si pemilik. Modifikasi dapat memberikan citra pada pemakai dan mobil itu sendiri. “Anaknya suka hal berbau dunia balap, konsep sport touring kami berikan dan itu cocok dengan karakter Ardian,” ucap Erwin.
Jadilah berbagai literature modifikasi beraliran JDM dibidik keduanya untuk membangun Civic sesuai keinginan Ardian. Baik Erwin dan Dennis memutuskan menggunakan produk tuning shop J’s Racing . J’s Racing yang berlokasi di Osaka, Jepang ini terkenal dengan produk performance dan racing khusus untuk Honda dan Accura.
Karakter sport Civic dipertegas dengan bodi kit model Type R dari bahan Carbon Kevlar buatan J’s Racing. Pada bagian belakang dipasang diffuser dan wing dari produk dan material yang sama. Untuk engine hood, hasil racangan Projec tOne menggunakan bahan Kevlar. Menurut Erwin, pemakaian bodi kit bukan semata untuk gaya juga mengejar aerodinamika. Untuk mempermanis tampilan, lampu depan menggunakan HID dan pemasangan logo red Honda di pintu bagasi belakang.
Bagian interior pun bersinergi dengan eksterior. Kompartemen kabin diselaraskan dengan Type R version. Bagian doortrim, pilar A, B dan C dilapisi dengan bahan suede kombinasi merah-hitam yang menjadi ciri khas Type R. Bahkan kedua jok semi bucket pun berwarna senada. Erwin juga melapis ulang bagian palang kemudi dengan material cabon dan ditambahi logo Red Honda.
Pada tahap akhir, pelek Volk Rays TE 37 ring 19 inci dipilih untuk mempertegas napas sport touring. Bahkan kedua pelek dibuat belang, bagian depan lebar 8,5 inci dan belakang 9 inci. Finishing, Civic berkelir hitam ini dilapisi cutting stiker. “Jadi cutting J’s Racing itu bukan sekadar asal nempel tapi kita memang menggunakan produk mereka,” terang Erwin.
Meski tampilan sudah sangat Type R banget, namun Ardian, siswa SMA Stella Maris, Surabaya ini mengaku masih belum puas. Ada beberapa komponen yang belum dipasang salah satunya audio yang tengah digarap. Dan tentunya mesin, memang belum digarap maksimal maklum transmisi matik. Untuk mempercepat akselerasi dilakukan penggantian header dan exhaust titanium dari J’s Racing. Ardian sendiri mengaku tertarik menggunakan turbo model bold on agar laju tunggangan kian wus, wus, wus……..
Rumah Modifikasi
Bodykit, pengecatan dan aksesoris : Project One
Engine: Oli Mart
Cutting sticker : P-nut
Eksterior
Body kit : J’s Racing model Type R
Kap mesin :,Custom carbon Kevlar
Rear wing : J's Racing carbon kevlar.
Pelek : Volk Rays TE 37 19 inci belang, depan lebar 8,5” dan belakang 9”
Headlamp: HID
Interior
Steering : Carbon Kevlar
Engine Start : Type R
Meter : Autometer
Mesin
Header : J's Racing
Exhaust : J’s Racing titanium
Resonator : Custom
MENGEJAR KESEMPURNAAN
Honda City Type Z 2000
MENGEJAR KESEMPURNAAN
Masih merasa belum puas meski meraih dua gelar tertinggi
Meraih dua gelar bergengsi King Street Racing dan The Ultimate Street Racing di ajang Accelera Auto Contest (AAC) di Surabaya lalu tidak membuat Jimmy Tjo merasa puas. Honda City Type Z tahun 2000 berbenah untuk mengejar kesempurnaan. Sektor interior menjadi fokus utama karena Jimmy merasa masih dapat dimaksimalkan untuk menegaskan napas racing lebih tegas.
Saat ini interior City menjadi pekerjaan utama Jimmy sebelum mobil diboyong ke final battle Jakarta penghujung tahun 2010. Padahal, komposisi komponen yang dipilih dan terpasang di dalam kabin sudah pas serta menegaskan kelas yang dipilih Jimmy. Sebut saja jok Recaro SR3, safety belt Sparco, stir Momo, shift knop Mugen, indikator meter HKS dan lainnya. Tapi itulah Jimmy, kompartemen kabin masih dirasa kuang optimal. “Ini setelah kita diskusi dengan beberapa teman setelah selesai kontes. Ada beberapa bagian yang belum tergarap secara maksimalkan,” ucap Jimmy
Pemilik bengkel Pit Stop di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini tahu bahwa, di ajang puncak AAC nanti akan bersua dengan para jawara dari lima kota. Dari semua bagian kompartemen kabin, diakui Jimmy bagian dashboard masih belum tergarap secara tuntas. Ia sedang memikirkan bersama beberapa temannya untuk mendesain ulang dasbor agar terlihat lebih ciamik. “Tentu saja ini masih rahasia,” ujarnya.
Oke lah kalau begitu. Untuk eksterior sendiri Jimmy tidak akan melakukan perubahan drastis alias sudah mentok. Mobil yang dilabur cat Briliant white Pearl ini menggunakan pelek SSR Professor 19 inci belang, depan 8,5” dan belakang 9,5”. Pelek yang dipesan khusus ke Jepang dengan empat baut ini masih mumpuni. Plus wide body dari bahan carbon yang rapi masih sanggup menggoda juri untuk memberi nilai lebih.
Sesuai konsep street racing dipilih Jimmy, dapur pacu dioptimalisasi. Mesin 1.500 cc VTEC dilakukan porting dan polishing. Ia memilih tidak mengganti dapur pacu namun menambahkan induction force dengan memasang Turbo TD04 dari Mitsubishi VR4 dengan settingan 0,6 bar untuk pemakaian harian. Semua piping termasuk saluran gas buang dan intake manifold dirancang ulang sendiri. “Mobil ini memang khusus untuk turun kontes tapi harus dapat dipakai untuk harian,” tutup Jimmy.
Rumah Modifikasi
Bodi dan Kaki-kaki : Pit Stop, Banjarmasin
Mesin : Hanada, Surabaya
Audio : Pit Stop
Spesifikasi
MESIN
Turbo : TD04
Blow off valve : HKS Super SQV
Boost Controller : HKS EVC
Intercooler : HKS
Muffler : HKS Titanium
Piggy back : APEXi
Filter udara : APEXi
Oil cath tank : Aerospeed
Ground wire : Aerospeed
Kabel busi : Hurricane
Tutup radiator : Mugen
EKSTERIOR
Body kit : Custom
Kap mesin : Custom carbon fiber
Spoiler belakang: Custom carbon fiber
Lips : custom carbon fiber
Cat : Briliant white pearl
Towing : Foliatec
INTERIOR
Jok : Recaro SR3 replika
Safetybelt : Sparco
Kemudi : Momo Drifting
Pedal : Momo Grandprix
Shift knop : Mugen
Meter : HKS
Turbo timer : Pivot
SUSPENSI DAN RODA
Pelek : SSR Professor 19 inci (8,5” depan + 9,5” belakang)
Ban : Pirelli Dragon 235/35 (depan) 265/30 (belakang)
Coilover : HWL
Strutbars : Custom
Rem : WP Pro 6 pot 350 mm
AUDIO
Head unit : Alpine CDA-9855
Speaker depan : Venom VI 6”
Speaker belakang : Venom silver 5”
Subwoofer : Venom VX 2003
Power : Venom PS 1500 & PS 100
Kapasitor bank : Venom